HISTORY OF BAHAYA

Bahaya Records didirikan oleh Benjamin Renhat pada tanggal 28 oktober 2015 menggantikan nama Offbeat Music yang telah berusia 10 tahun. Pergantian nama ini adalah sebuah strategi rejuvenating brand yang dilakukan untuk menjawab perubahan industry musik dan komunikasi dalam musik di era millennial yang sudah jauh berbeda dengan era waktu label ini didirikan.

 

Di tahun 2005 dimana Offbeat Music yang adalah cikal bakal Bahaya records didirikan oleh Benjamin walaupun berlatar belakang ilmu periklanan yang dikenyamnya di Universitas Indonesia tidak sesuai dengan bisnis label. Kala itu Benjamin bersama dengan personil Souljah nekat mendirikan Offbeat Music yang digunakan untuk menjadi sarana bagi mereka untuk mengeluarkan album Breaking the Roots. Kala itu menjadi independent adalah pilihan terbaik bagi Souljah karena musiknya yang unik dan belum tentu bisa dimengerti oleh label.

Kurangnya pengalaman di industri rekaman dan minimnya kolega di bidang musik serta gagalnya  album Souljah perdana secara komersial tidak membuat Offbeat Music menjadi jatuh. Justru di tahun 2006 segera dirilis artis baru dari label ini dengan aliran Jazz yang manis diterima oleh penikmat musik Indonesia. Seiring dengan perkembangan era digital maka RBT dan bisnis digital lainnya mulai dirambah. Menjadi satu satunya label independent yang mampu menembus birokrasi Telko membuat Offbeat Music juga mengembangkan distribusi fisik CD keseluruh agen yang ada kala itu.

 

Ditahun 2010 dengan segala keterbatasannya Offbeat Music kembali memasukkan artis baru kedalam katalognya yaitu Tipe-X. Dan selang 2 tahun setelah itu Gangstarasta juga masuk dalam keluarga besar Offbeat Music.

Sebagai seorang produser  SKA REGGAE DUB terbaik versi AMI AWARD 2016, Benjamin selalu memperhatikan kualitas musik dari semua band Bahaya Records. Bahaya Records pun membekali kantor mereka dengan sebuah studio berkelas internasional dengan Neumann sebagai corong mic, BAE sebagai preamp dan RME dipilih sebagai konversi Analog digital. Dengan tim produksi yang siap untuk menelurkan hasil yang maksimal, semua musisi di Bahaya Records hanya perlu berkarya, berkarya dan berkarya tanpa harus memusingkan banyak hal yang mengganggu proses kreatif.

Connect to Instagram
  • Black Instagram Icon
COPYRIGHT © 2017 BAHAYA RECORDS
LOGO GANGSTARASTA.png

Click logo to connect